MANAJEMEN FILE
Kali ini saya akan membahas tentang tentang Manajemen File. Apa itu manajemen file? Manajemen file atau disebut juga dengan file system adalah suatu metode dan struktur data yang dipakai oleh sistem operasi untuk mengatur serta menorganisir file yang terdapat pada disk atau partisi disk. Manajemen file(File system) ini dapat diartikan sebagai disk atau partisi yang dipakai untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu.
Lalu, apakah pengertian dari file? Untuk lebih jelasnya mari kita bahas bersama:).
Beberapa data diolah menjadi sebuah informasi , lalu informasi tersebut dikumpulkan / ditumpuk menjadi sebuah file/berkas.
1. Data
Merupakan kumpulan dari angka-angka maupun karakter-karakter yang tidakmemiliki arti atau informasi yang belum diolah. Contohnya adalah catatan identitas mahasiswa, catatan transaksi pembayaran , catatan nilai dan lain-lain.
Klasifikasi data :
- Data Tetap : Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama. Contoh : Data pribadi mahasiswa
- Data Tidak Tetap : Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan. Contoh : Data KRS tiap semester.
- Data yang Bertambah Menurut Waktu : Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan tidak tetap. Contoh : Data Rekap nilai tiap Semester.
2. Informasi
Merupakan Data yang telah diorganisasikan kedalam bentuk sesuai dengan kebutuhan sesorang atau hasil dari data yang telah diolah. Contohnya adalah Daftar mahasiswa berdasarkan Jurusan, Rekapitulasi nilai dan lain-lain.
Berikut adalah contoh susunan data dalam file.
3. FILE/BERKAS
Merupakan kumpulan record yang menyatakan sekumpulan aspek-aspek tertentu dan terorganisai secara khas yang dipakai untuk maksud-maksud tertentu.
File diletakan dalam media penyimpanan, yang memiliki struktur penyimpanan dan mempunyai nama sehingga dapat diakses oleh program.
Informasi dalam berkas ditentukan oleh pembuatnya. Ada banyak beragam jenis informasi yang dapat disimpandalam berkas. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh berkas, sesuai dengan jenisnya masing-masing.
Jenis-jenis file :
1. Text file: urutan karakter yang disusun ke dalam baris-baris.
2. Source file: urutan subroutine dan fungsi, yang nantinya akan dideklarasikan .
3. Object file: urutan dari byte-byte yang diatur menjadi blok-blok yang dapat dipahami oleh penghubung system.
4. Executable file: kumpulan dari bagian-bagian kode yang dapat dibawa ke memori dan dijalankan oleh loader.
Berkas merupakan koleksi informasi yang saling berkaitan yang diberi nama dan disimpan dalam media penyimpanan sekunder.
Contoh media penyimpanan sekunder :
Flopy Disk Tape
CD/DVD/Blueray Flash drive
Smart card.
Adapun penyimpanan primer berfungsi menyimpan data yang akan diartikan dan dieksekusi dengan prosesor atau lebih sering disebut media penyimpanan sementara. Contoh nya adalah RAM(Random Acces Memory).
Karakteristik dari File
a. Persitence : Kemampuan untuk dapat diakses di masa datang.
b. Sharebility : Dapat digunakan bersama oleh beragam pemakai dan progra.
c. Size : File mempunyai ukuran yang relatif lebih besar dibanding memori utama.
Operasi pada File
a. Pengambilan Record, opersinya adalah :
- Pengambilan satu record tertentu
- Pengambilan sekumpulan record dengan suatu kriteria
- Pengambilan seluruh record
b. Pembaruan Record, operasinya adalah :
- Perubahan Nilai di Record
-
Penghapusan
c. Penambahan record ke file.
Perintah dalam manajemen file
1. Windows Explorer: Copy, Cut, Paste, Open, Read, Print dll tergantung dari aplikasi yang meng-asociate extensi file yang bersangkutan.
2. CMD/DOS :
- ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
- CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor
- COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file
- DEL Perintah internal. Untuk menghapus file
- DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu
- MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru
- RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)
- REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder
- CD Perintah internal. Untuk berpindah dari satu direktori ke direktori yang lain.
Atribut File
Beberapa atribut file diantaranya adalah :
1.Nama adalah informasi satu- satunya informasi yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna.
2. Identifier adalah anda unik ini yang biasanya merupakan sebuah ekstensi.
3. Jenis , untuk sistem-sistem yang mendukung jenis file yang berbeda.
4. Lokasi adalah penunjuk pada sebuah device dan pada lokasi file pada device tersebut.
5. Ukurandari sebuah file (dalam bytes, words, atau blocks) dan mungkin ukuran maksimum dimasukkan dalam atribut ini juga.
6. Proteksi menentukan siapa yang dapat melakukan read, write, execute, dan lainnya.
7. Waktu dan identifikasi pengguna. untuk pembuatan file, modifikasi terakhir, dan pengguna terakhir. Data-data ini dapat berguna untuk proteksi, kemamanan, dan monitoring penggunaan.
Contoh Atribut File.
Ekstensi File
1. Executable : exe, com, bin, atau tidak ada
2. Object : obj, o
3. Source : code c, cc, java, pas, asm
4. Batch : bat, sh
5. Text : txt, doc
6. Word : wp, tex, rtf, doc
7. Library : lib, a, so,
8. Print/view : ps,pdf, jpg
9. Archive : arc, zip, tar, rar
10. Multimedia : mpeg, mov, rm, 3gp
11. Gambar : bmp, jpg, gif, png
12. Halaman : web htm, html, php, asp
Dari contoh diatas dapat dilihat bahwa untuk word, ekstensi nya adalah docx. , power point adalah ppt dll.
Tipe-tipe File
a. File Regular :
- File berisi informasi, terdiri dari file ASCII dan biner.
- File ASCII berisi baris teks.
- File biner adalah yang bukan file ASCII
c. File Spesial : Merupakan nama logik perangkat input/output.
1) File Spesial Karakter
-Terminal
- Printer
- Port Jaringan
-Modem
-Dan alat-alat yang bukan Penyimpan
2) File Spesial Blok
Sebagai sekumpulan data (Beroirientasi Blok)
Atribut File
Adalah informasi tambahan mengenai file untuk memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang dapat diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.
Perintah-perintah Memanipulasi File Merupakan perintah yang dapat diberikan pemakai dibaris perintah ke shell (command interpreter). Perintah-perintah tersebut dapat dikategorikan menjadi:
- Perintah penciptaan file.
- Perintah penghapusan file
- Perintah pengkopian.
- Perintah penggantian nama.
- Perintah manipulasi yang lain.
Nah, sekian dulu pembahasan kita tentang manajemen file. Semoga bermanfaat :)













Comments
Post a Comment